Jumat, Mei 18, 2012

Bilakah keajaiban memberkahi kita....

Mungkin bila aku memang benar bisa mempunyai sayap...aku tak akan pernah berhenti terbang...
Atau mungkin juga aku akan terlalu penat terbang dan berharap kedua sayapku lepas berganti punggung yang indah tanpa bulu angsa....

Aku tak bisa memilih....
Aku terlahir dengan sayap ini dikedua punggungku.....dengan pedang panjang yang seolah terpatri ϑî tanganku yang seakan selalu siap untuk membantai apapun yang menyakitimu...
Tak ada yang dapat melihat bahwa sebetulnya aku mempunyai mata tajam laksana mata pedangku....karena mereka hanya bisa melihat lubang hitam mataku saja.... Tapi....dirimu bisa melihat kedua mataku yang penuh dengan rindu dan cinta untukmu meski aku dalam keadaan marah sekalipun.....

Lihatlah aku....yang tak sempurna dibandingkan dirimu....
Dirimu amat lah tampan....dengan kedua kaki kokoh menjejak bumi....tangan kekar yang damai saat memelukku dan membelai sayapku....dan tubuhmu yang tinggi mampu mendampingiku bersisian saat kita bicara...
Tak ada sayap ϑî punggungmu....
Tak ada pedang ϑî tanganmu...
Tak ada desisan aneh dari bibirmu yang selalu tersenyum untukku...
Dirimu manusia sempurna....untukku..
Dan itulah mengapa kita bagai langit dan bumi....

Perbedaan itu tak membuat kita menjauh....
Justru cinta kita subur ditengah pertikaian....
Aku memang malaikat kecilmu....yang selalu terbang disekitarmu...menjagamu...
Dan dirimu memang penyejuk sejati...eratnya pelukmu ϑî tubuhku....remasan jemarimu ϑî antara sayapku...nafas indahmu diantara dengusan ciuman kita....mampu membuatku melepas pedang ditanganku....menjatuhkan aku pasrah dalam ketidak berdayaan.....meluluhlantakkan segenap perlindungan diri tanpa ada rasa cemas...karena aku percaya padamu...pada cinta kita..
Aku memang mencintaimu...
Walau kita mungkin tak bisa bersatu....
Tapi keyakinanmu akan cinta sejati mampu membuat kita bertahan hingga kini...
Engkau hadir mengobati luka sayap patahku tanpa bertanya peperangan apa yang sudah kulewati...
Tanpa keluh kesah engkau membantuku membersihkan tubuhku yang penuh berlumuran darah....
Pun dirimu masih dalam diam tanpa kata saat melepaskan pedangku dari jemariku hanya agar jemarimu mampu menelusup dalam jemariku 'tuk meredakan kemarahan sisa peperanganku....
Bagaimana aku bisa hidup tanpamu wahai kasih....
Memilikimu telah membuatku ada tempat untukku untuk selalu kembali pulang....

Aku tau....rasa cemasmu selalu dapat ku hirup meski engkau belum tepat disampingku...
Bukan cemas akan aku yang akan melukaimu....tetapi justru engkau cemas akankah aku tetap mencintaimu hingga akhirmu tiba.....

Berdua kita tau....
Aku tak bisa berubah menjadi manusia sepertimu...
Dirimu pun tak bisa berubah seperti ujudku....
Kasih....cintaku tak mengenal akhir.....meski dirimu berakhir diduniamu....
Aku tetap selalu melihat rupamu seperti saat kita bertemu pertama kali ϑî tepi sungai ketika aku tergolek lunglai karena sayapku patah untuk yang kesekian kalinya....
Dan kebaikan hatimu menutupi ketakutanmu untuk mendekatiku kala itu.....dan memang itulah dirimu....

Aku tau.....tubuh nyatamu memang makin lemah....tulangmu seakan tak mampu lagi menopang hidupmu....tapi...bukankah itu gunanya aku bersayap....membawamu kemanapun kau ♍ǟú ‎​....bahkan hingga kita menembus awan dan duduk menikmati senja diatasnya....
Deritaku tak terperi adalah saat dirimu sakit.... Aku tak mampu berbuat apa pun....
Seakan koyakku....sayap patahku....luka berdarahku....tak ada artinya dibanding hati ini yang melolong sedih melihatmu sakit....
Dan kau pun selalu menutup diri bila kau sakit....hanya semata agar aku tak jatuh....
Kasih....kebaikanmu membuat aku makin tak berdaya.....

Aku....meletakanmu dalam diam ditengah hatiku....agar aku senantiasa dapat melihatmu tersenyum...
Tak ada tangis saat dirimu pergi dalam terbangku....
Hanya tatapan teduhmu mencari kepastian dalam hitam mataku bahwa aku tak akan pernah melupakanmu....
Aku tak mampu berkata menjawab.....aku hanya diam mendekapmu dalam peluk terbangku menembus langit seolah aku sendiri mampu untuk mengantarmu kembali ke Sang Pencipta....aku selalu menatapmu kembali untuk memastikanmu bahwa aku memang tak akan pernah melupakanmu dalam keabadianku....
Aku akan selalu menunggumu ϑî duniaku....berharap mungkin kelak Sang Pencipta bermurah hati mengubahmu menjadi sepertiku atau sebaliknya...hanya agar kita bisa bersama lagi....
Tak ku tunjukkan padamu bila aku meragukan Sang Pencipta merubahmu menjadi hina sepertiku.....
Toh dirimu tak menghiraukan itu... Dirimu sudah cukup dengan memilikiku hingga akhirmu...

Kau memang tak abadi....tapi cintamu akan selalu abadi bersama dengan keabadianku.....
Aku.....selalu menunggumu ϑî tepi cakrawala....karena ϑî batas ini lah aku bisa melihatmu yang selalu tersenyum untukku....tak menghiraukan gurauan para bidadari cantik disekelilingmu....

Dan.....kita berdua pun sama - sama menunggu....
Bilakah keajaiban itu diberkahi untuk kita.......


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Kamis, Mei 17, 2012

Kemana sebagian hartamu....

Hidup didunia tak pernah lepas dari yang namanya kebutuhan hidup....yang membutuhkam uang.....yang harus didapat dengan kerja dan usaha.....
Ketika kemudian apa yang kita usahakan tercapai.....terkadang kita merasa apa yang kita miliki adalah hak kita....dan tidak perlu kita berbagi.... Lalu kita pun menjadi egois.....

Semua orang ingin hidupnya bahagia....
Semua orang ingin hidupnya terjamin sejahtera...
Tak ada seorangpun yang menginginkan hidupnya sengsara.....kekurangan ini itu... Dijamin....tak ada...
Namun....memulai hidup didunia ini bukanlah sebuah pilihan....
Kita tak bisa memilih keluarga kita.....tak bisa memilih lingkungan hidup kita itu bagaimana....
Kita dilahirkan tanpa bisa protes ataupun berkehendak....
Bahkan kita lahir pun tanpa ditanya terlebih dulu apakah kita ♍ǟú ‎​ lahir sekarang atau nanti atau besok atau berapa Tahun lagi.....

Bila kita lahir dalam keluarga yang serba berkecukupan....tentu kita senang..
Bila kita lahir dalam keluarga yang sederhana tapi semua saudara....orang tua dan kita sendiri selalu berusaha dan selalu giat bekerja hingga menjadi sejahtera....pun kita bahagia...
Lalu....bagaimama bila kita terlahir dikeluarga yang tidak punya apun.....sudah berusaha dan bekerja giatpun tetap selalu tanpa hasil.... Apakah lalu kita menyesali ? Menangis ? Meminta untuk dikembalikan ketika sebelum dilahirkan dan berharap untuk dilahirkan kembali dikeluarga yang kaya raya ?

Sayangnya tak akan bisa.....
Karena memang Tuhan selalu punya rahasia....selalu punya rencana tanpa seorangpun manusia tau...

Apakah kita akan menutup mata dan telinga kita untuk orang - orang yang kurang beruntung disekitar kita setelah kita tau bahwa mungkin saja kita memang hanya beruntung dilahirkan ϑî keluarga yang serba kecukupan ....setelah kita tau dan menyadari bahwa bisa saja kita yang ada ϑî posisi mereka......
Pikirkanlah itu sebelum kita menjadi egois akan ketamakan harta yang kita punya.....

Kita punya banyak keuntungan dengan kelebihan harta yang kita miliki.....coba bayangin....dengan harta kita, kalau kita bantu orang yang kekurangan selain kita membuat mereka senang dan bahagia, pastinya kita pun dapat pahala dan Tuhan melipatgandakan kebaikan kita lalu memberikan kita rezeki yang lebih ϑî kemudian hari....
See....tak ada ruginya membantu orang yang susah....
Jangan pelit....karena harta itu bukan sepenuhnya harta milikmu...
Jangan tamak.....semua sudah ϑî atur bagian masing - masing...
Jangan sombong....hartamu tak akan dibawa mati....
Jangan pongah....karena dunia ini berputar....pikirkan perasaanmu bila mungkin saja suatu saat mereka ada ϑî atasmu dan mereka bertingkah sepertimu....

Selalu ingat....berapapun banyaknya harta dunia...seberapa tingginya kedudukan didunia....pada akhirnya.....ketika mati maka semua akan Sama bentuknya.....hanya jasad tak bernyawa didalam tanah berkedalaman 2 meter dengan luas tak kurang tak lebih hanya 1 x 2 meter.....

Lalu....apa yang ♍ǟú ‎​ dibanggakan sekarang ?
Kita ini hanyalah calon - calon mayat !!!!!

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!